
Tiada pemberian terindah dan perbuatan termulia selain maaf dan saling memaafkan, maka ijikan kedua tangan bersimpuh maaf untuk lisan yang tak terjaga dan sikap yang pernah menyakitkan.....

Tiada pemberian terindah dan perbuatan termulia selain maaf dan saling memaafkan, maka ijikan kedua tangan bersimpuh maaf untuk lisan yang tak terjaga dan sikap yang pernah menyakitkan.....
Ternyata bukan film aja yang punya soundtrack, tapi skripsku juga punya lho…. Kalo Netral boleh deh ngisi ost Garuda Di Dadaku *cih…daku blom nonton*, cuma buat skripsku yang ini aku mempercayakan original soundtraknya ke lagunya KD yang ‘Menghitung Hari’ aja deh….. *Hooorayy, akhirnya skripsku tentang citizen journalism ini punya ost juga*
Kenapa harus lagu itu???
Begitu aku dapet ACC untuk penelitian dari dosen pembimbingku, aku memulai dengan acara menghitung hari. Pertama aku menghitung hari kapan temen-temenku yang janji bakal bantuin jadi coder bakal menyelesaikan tugasnya. Aku nungguin yang satu ngelarin syuting side jobnya, trus yang satu lagi nungguin libur Natal yang akhirnya kebablasan ampe Paskah *hadoh klo aku itu masih SMA libur bablas sepanjang itu pasti seneng banget tapi sayangnya aku mahasiswa veteran yang udah diomelin nyokap biar cepet lulus*.
Finally dengan penantian yang cukup panjang, acara coding dataku selesai juga. Ngerasa skripsinya tinggal dikit lagi kelar aku pun langsung tantjap gas ngelarin bab 3, trus diserahin ke dosen pembimbing. Masih dengan semangat juang ’45 aku pun ngebut ngerjain revisinya. Eh begitu dikumpulin lagi ke bapak dosen ituh.. ternyata aku di tinggal seminggu ke Thailand *oh God aku terpaksa nyanyi lagu menghitung hari untuk kedua kalinya*. Kirain cuma itu aja dosenku pergi, tapi tenyata kagak. Bapak dosen ituh malah jadi makin sibuk. Sampe akhirnya aku dah mentok sama deadline rapat daftar ujian (klo mo wisuda Agustus aku musti dapat ACC dalam minggu itu) eh itu bapak pergi lagi….. *hua tega………*
Sialnya lagi, setelah dosen pembimbing aku pulang aku dapet ACC telat sehari dari rapat buat daftar ujian klo mo wisuda Agustus *duh Gusti paringono sabar…..*. Untuk ketiga kalinya aku konser lagunya KD yang menghitung hari. Selama 2 minggu buat nunggu daftar ujian periode berikutnya.
Kupikir selesai daftar ujian udah selesai perkara dan aku bisa segera ujian dan mengakhiri acara menghitung hariku ini, tapi ternyata salah…. Lagi-lagi untuk keempat kalinya, aku musti nyanyi lagunya KD yang menghitung hari. Begh….. aku harus nunggu 2 minggu lagi buat ujian.
Nah klo gitu nggak salah donk klo aku kasih ost skripsku pake lagunya KD – Menghitung Hari. Moga aja itu acara menghitung hariku yang terakhir. Sekarang dengan mood yang udah naik turun nggak jelas aku harus menanti hari ujianku tanggal 9 Agustus 2009. Hua harus semangat… tinggal dikit lagi menuju hari kebebasan. Doakan aku ya teman-teman……..
“Kamu nggak tau Sujud Sutrisno?” tanya sang MC dimalam itu.
“Iya aku baru denger namanya saja kemarin” jawabku yang memang benar-benar tak tau siapa pemain kendang tunggal yang katanya lucu itu.
Membayangkan duduk setengah jam dan menyaksikan orang bermain kendang saja sudah membuatku malas. Rasa heran dan aneh pun kurasakaan sewaktu melihat semua orang menantikan permainan kendang sang seniman itu. Tapi ternyata tidak, aku justru tertawa geli saat sang seniman kendang itu mulai menyanyi.
Sujud Sutrisno atau yang akrab disapa dengan Sujud Kendang adalah seorang seniman asal kampong Notoyudan, Yogyakarta. Hanya dengan bermodalkan sebuah kendang, microphone serta kostum kebangsaan berupa blangkon, surjan dan kumis palsu ala Asmuni Srimulat, Sujud mulai menyanyi dan menghibur semua tamu pada pesta ulang tahun tetanggaku. Berbagai usia mulai dari yang tua, remaja hingga anak-anak pun terlarut dalam gelak tawa mendengar nyanyiannya.
Lahir dikalangan keluarga seniman 55 tahun yang lalu telah membuatnya mahir memainkan kendangnya. Ayahnya Wiro Suwito merupakan pakar cokekan *penyajian karawitan atau klenengan dengan instrument yang terbatas seperti kendang, gambang, dan siter* yang mahir dalam bermain karawitan. Dari sanalah ia mulai mempelajari karawitan dan kemudian memilih kendang sebagai alat musik favoritnya.
Sujud selalu menyebut dirinya sebagai “PPRT” atau “Pemungut Pajak Rumah Tangga”, karena biasanya ia akan mendatangi satu rumah ke rumah lain untuk bernyanyi dan berharap kebaikan dari penghuni rumah. Hal itu pulalah yang dikatakannya saat akan mulai bernyanyi di pesta malam itu.
Sujud tidak menyanyikan lagu-lagu kondang milik band-band terkenal seperti Peterpan, Sheila on 7 atau pun lagu-lagu lawas yang pernah berjaya dimasanya dulu. Ia justru melantunkan lagu dengan liriknya diciptanya penuh nuansa humor. Nah seperti inilah lirik lagu yang dinyanyikannya…..
Mata Indah Bola Pingpong
Ana bocah kecemplung gentong
Ngejak mulih numpak andong
Tekan ngomah ketiban dondong
Itulah sepenggal syair lagu Mata Indah Bola Pingpong yang sudah digubah dengan syair humor ala Sujud Sutrisno. Berbagai jenis genre musik muali dari lagu anak-anak, pop, dan dangdut sering digubahnya menjadi syair-syair humor yang dapat membangkitkan gelak tawa penontonnya. Syair musik humor inilah yang membuat Sujud disenangi dan selalu dinanti oleh banyak orang. Dan semenjak malam itu sepertinya aku akan selalu menantikan nyanyian kocak ala Sujud Sutrisno.
Entah kenapa hari ini aku merubah ritme hidupku. Aku ingin semanya berubah dan aku ingin perubahan itu. Semua pasti akan berubah kan?? dan aku harus siap akan itu….
Pagi ini aku terbangun dengan sebuah resolusi untuk hidupku. Aku ingin berubah untuk nasib yang tak pernah pasti. yach… orang biasanya membuat resolusi di awal tahun, tapi aku ingin mempunyai resolusi setiap awal bulan dan inilah resolusiku bulan November :
“buat kepastian untuk skripsimu”
Setiap orang pasti butuh kepastian dan pagi in aku ingin memberi sebuah kepastian untuk nasib skripsiku. Setidaknya aku ingin bab 1 skripsi itu semakin nyata. Bukan lagi berisi ketakutanku akan sebuah kegagalan seperti sebelum-sebelumnya. Hari ini aku ingin berkata dengan pasti aku tak takut lagi kalau nantinya dia akan memintaku untuk mengulang semuanya. Inilah resolusiku dan aku harus berusaha mewujudkannya semampuku!!!!!!!!!
Hmm rapelan sarapan dan maksi yang menyenangkan. Berasa makan es krim strawberry yang masih kental ras strawberrynya *gak bajakan kaya es krim yang pada dijual, itu tuch yang rasa strawberrynya cuma numpang lewat doank*.

*berhubung strawberry floatnya gak ada fotonya dikasih gambar strawberry gak papa ya....
Kalau nggak gara2 mau nginfusin printer di Toga Mas, aku tak akan berlabuh di jus Monic. Hua lama nggak nongkrong disana, terakhir kesana sama bu rock. Au ah…. dah lama banget. Cukup banyak perubahan, kursinya tambah banyak, tempatnya tambah luas *hooray aku nggak perlu lagi berharap-harap cemas gak dapet tempat*, plus sekarang udah ada mesin kasirnya.
Oh ya ternyata system pemesanannya udah berubah. Kalo dulu cuma tinggal ngomong, trus mbaknya yang nulis tapi sekarang kita nulis sendiri. Berhubung aku nggak tau kalo berubah ya aku tetep request pesenan aku sama mbaknya yang jaga. Heh gak taunya aku dapet jawaban jutek “ditulis aja mbak” sambil sok sibuk bikin jus. Bingung juga denger jawaban itu secara disitu gak ada kertas. Pengen rasanya jawab gini “hellow… mbaknya aku suruh nulis dimana?” secara yang ada disitu cuma pulpen doank. Mau nanya eh mbaknya sok nggak liat dengan tampang cuek. Untung habis itu ada mbaknya yang satunya lagi dan aku langsung dikasih kertas begitu aku nanya.
Nggak lama nunggu akhirnya strawberry float dan pofertjess aku dateng juga. Hmm… lupa deh ma insiden yang tadi. Nyam…nyam….. bener-bener berasa makan es krim strawberry yang nikmat.
Kopi itu pertama kali yang akan kalian lihat dibblog ini. Kenapa kopi??? Karena empunya blog ini maniak kopi. Hitam, pekat manis dan sedikit pahit. Hmmm benar-benar nikmat. Rasa yang selalu membuat saya tersenyum saat meminumnya.
Oh ya, ini blog pertama saya di wordpress, setelah sebelumnya berpetualang di berbagai tempat seperti blogger dan multiply *ops boleh sebut merk gak ya?*. Akhirnya berhenti disini juga. Selamat datang diblog ini ya!!!
Aku hanya manusia biasa yang ingin menulis, menceritakan dan berbagi apa yang saya rasakan. Selamat berselancar diblog ini yak………
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!